lagakwwOleh Nazar Shah Alam

 

Lihatlah ayat dan syair renta datang menyingkap jendela

dengan raut takut sebab menghabiskan kesendirian

di meunasah kita yang sepi adalah sama

dengan menanti kematian di kampung tak berpenghuni

 

telah berkhianat para pendendang silam

setali pelantun baru semakin sulit diyakinkan

kenyataan telah menyesatkan kita dengan cerita dan keadaan baru

namun nun di meunasah renta seribu nyamuk mati menunggu

 

Malam hari ketika meunasah sunyi

seribu nyamuk kelaparan menyusup dinding kayu

serupa pencuri awas. Mereka kesulitan mencari darah

kita yang sedang khusyuk dalam sibuk yang entah yang tak pernah khatam

 

para nyamuk: seribu nyamuk berhati-hati

membuka kitab-kitab renta dan mendaraskannya

diam-diam. Satu dua berlari menyampaikan

ke telinga kita. Lalu mati sebagai pahlawan

 

Meunasah tua sendiri dan sunyi

Renta syair, renta ayat

Renta kitab yang tak pernah lagi ada penamat

 

 

Pengkostadium, 9 November 2013