maia–Kepada M

Oleh Nazar Shah Alam

 

Sudah siapkah mengarung malam dalam musim dingin, sayangku?

Kita larungkan tubuh tanpa halau segurat benang

Ini malam kita musim kita

 

Kamu keluar rumah lebih cepat semalam

Sebuah cium kau tinggalkan di lipatan gaun bening

Bukankah kamu hanya memiliki satu gaun yang kau beri nama Cinta?

Kudapati engkau menari tanpa benang di halaman bersalju dengan gigil terjaga

 

Kau api yang kuinginkan, katamu

Aku hanya menatap

Tatapanmu itulah api itu, katamu

Aku semakin ladat

Ladatmu itu percik yang hangat, kekasihku, ucapmu dengan gigil hebat

Aku memelukmu

 

Kita telah benar-benar siap mengarung malam dalam musim dingin

Dengan cinta kita larungkan tubuh tanpa halau segurat benang

Kita berhasil mencomot malam dan musim dalam sekali kayuh

Tanpa keluh tanpa peluh tanpa gigil tanpa aduh

 

Pengkostadium, 7 Januari 2012