Dimuat di Serambi Indonesia, 18 November 2012

 

SAJAK MAKAN MALAM

 

Konon untuk makan malam yang romantis

Orang-orang menanam malam di kepalanya sendiri

Nanti jerihnya dipetik:

Kelam, kusam, sunyi, ngeri dibikin kawan nasi

 

Malam tumbuh secepat fitnah

Tunas jelma batang jelma bunga

Bunga kelam, kusam, sunyi, ngeri

Bunga yang hanya jelma di malam

Kawan nasi yang lezat: sambal bunga (malam?)

 

Malam yang ditanam tidak bisa diperbarui

Malam-malam itu mati

Orang-orang kelimpungan

Mereka sepakat untuk saling mencuri malam

Di rumah masing-masing

Sebagai sambal: kawan nasi malam hari

 

Rawasakti, 10 November 2012

 

 

DALAIL SUNYI

 

Kami sepakat untuk tidak mendengar

Selain lantun Dalail yang syahdu

Selain qasidah Burdah yang mengalun

Menyusup relung dinding kamar kami

Setelah semua selesai akan kami tutup lagi

Telinga kami agar tidak ada suara yang

Mengganggu dengung para pelantun

Agar semi dan lama sekali pergi

 

Kami putuskan untuk diam tentang ayat

Sebelum fasih mengaji dan tidak ikut

Jejak teman yang lain berkisah tajwid

Di warung-warung kopi dan mengatakan

Mereka santri yang pandai kaji

Sedang kami mengajarkan alif ba ta

Pada anak-anak kelas rendah

Selaik yang dilakukan guru-guru kami

 

Raudhatus Shalihin, Kuta Bakdrien 2012