(Kepada N)

Nazar Shah Alam

Pulanglah dalam damaimu

tekukur tanpa satu sayap dengan kepakan paling hebat

Bahwa angin sudah berhenti, berhentilah

Sayap pun sudah tiada sempurna

Mau apa?

 

Maka lupakan angin dan terjunlah dengan satu sayap tersisa ke tanah

Di sana tubuh akan berjalan dan

sesekali kalau ada binatang buas akan menjinjit

Bukankah itu indah?

Selamatlah dikau wahai satu sayap yang memilih diri patah

 

(akhir malam 13/7/2012 Waktu Isabell)