Cari

Pengkoisme

Aku Menulis Sebagai Tanda Pernah Ada!

2 QASIDA 1 KICAU BUL-BUL

18620012_850576038439899_8375714392766262564_nPuisi-puisi yang dimuat di Serambi Indonesia, 9 Juli 2017

QASIDA SENJANG

Engkau dukuh jauh basah kuyup
desah malam sayu lembut
engkau syrik, aku maghrib
kita: dua dahan dihempas gila bayu
tapi enggan menjerit

(Abdya, 2017)

 

QASIDA KITA

Sementara aku menjadi malam
engkau menjelma tidur
dan mimpi kanak-kanak
dan aku jadi dengkur

Kau telah menjadi peluk bagi lelap
rindu yang selalu dicari
suara yang hendak didengar
setiap ramai dan sepi

Aku belantara yang menjadi isyarat
mendung pekat dan hujan kesumat
engkau sungai yang berharap

Aku akar pepohonan
engkau air yang bermakam
di dasar jauh tanah hitam

Kau berubah bunga
aku pencari fana

kau menjadi wangi
aku pecinta lupa diri

(Banda Aceh, 2017)

 

KICAU BUL-BUL

Saya telah menghitung angka-angka terburuk
ketika berjalan di dalam matamu
dan mendengar kicau bul-bul
yang menyusup telingamu

Kami mendengar kicau bul-bul
menyampaikan perihal muka bulan basah
serta desah sepasang manusia menyatukan kelingking
di kamar tengah, sepakat melakukan isra
Sebab negeri sudah dijaga oleh tentara agama

Kami mendengar kicau burung bul-bul
Tidak ada salahnya kau menulis surat
menitip pada purnama pulang

Kami mendengar kicau burung bul-bul
ketika mereka temukan pintu kekalahan
Dan dengan serapah kami rayakan kemerdekaan

(Banda Aceh, 2017)

Perkara Baju Baru

18191761_836060296558140_1993751006_nOleh Nazar Shah Alam

Syahdan, sudah jadi macam tabiat bagi kami, anak-anak kampung ini, membeli baju pada saat-saat tertentu saja. Tidak kapan mau, tidak kapan suka. Pasalnya, di kampung, pakaian baru (secara umum disebut: baju baru) tidak begitu berguna. Toh, sehari-hari kau hanya akan mengenakan seragam sekolah dari pagi ke siang, jika kau sekolah, jika tidak, kau hanya akan mengenakan pakaian kerja serabutan dari pagi, siang ke sore. Memakai pakaian trendi (semacam kaos atau kemeja bermutu KW yang hanya menang di kebersihan dan kerapian) antara pukul 4 sore ke pukul 6, lalu harus memakai pakaian mengaji (sarung, koko atau kemeja, dan peci) sejak habis Maghrib ke tengah malam. Catatan penting, hanya anak-anak yang sudah putus mengaji yang mengenakan pakaian trendi dari sore sampai malam. Continue reading “Perkara Baju Baru”

Rumah Tuhan

Karya Naz13495323_652340458263459_2982292007711034420_n.jpgar Shah Alam

Mestinya kukabarkan kepada kalian lebih panjang lagi perihal petaka ini. Tapi Bahrum, tidak mengizinkanku. Katanya sebelum pergi, kabarkan yang penting-penting saja kelak. Tidak ada yang bisa mengabarkan ini kepada saudara sekalian kecuali aku. Mustamidan dan Abdul Bayaki bahkan tidak bisa menulis dengan benar nama ayah dan ibu mereka. Benar-benar bodoh. Tapi koko dan peci yang mereka kenakan setiap waktu telah menyelamatkan mereka dari kenyataan itu.

Malam itu langit terang benderang. Setengah bulan lagi masuk Syawal. Sepulang tarawih, sembunyi-sembunyi, kami menyapir ke Continue reading “Rumah Tuhan”

Bismillah, Kupilih Engkau Untuk Menikah

Oleh Nazar Shah Alam

Dengan penuh kesadaran dan kelataan, sebagai pengelana tak berpulau dan perantau tak berhuma, telah kuputuskan untuk berhenti berlayar. Di hatimu, kekasih, kapal hidup kutambatkan. Di sana, dengan izin Allah, ia akan kekal berlabuhan.

Hanya setelah beberapa waktu bertemu dan melawat waktu denganmu, aku telah mengubah banyak hal dalam hidupku. Tanpa takut apa-apa, tanpa terlalu banyak menimbang kira. Sebab untuk maksud baik tidak perlu banyak menaksir terka. Betapa lucu mengingat engkau saat kusampaikan maksudku. Tak percaya dan terkejut. Bertanya berulang kali dan memintaku meyakinkan sampai hatimu pasti.

Demikianlah, engkau tak sekali pun kutawari menjadi pacar, tapi kuhendakkan untuk menikah. Aku juga tak Continue reading “Bismillah, Kupilih Engkau Untuk Menikah”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

Journey si-BaL

Go to get!

Pelangi Laut

Since November 2013, this not a personal (only) blog. But whoever who keen to share their perspective on ocean or other information about our ocean can put the guts here.

Amek Barli

Hilangkan mundur, tumbuhkan maju.

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

M. Faizi

cerita perjalanan, hidup keseharian, kesementaraan

Wak Lah

Memburu Janda Melupakan Skripsi Bab Pertama

Ernayati Zaifah

Bahwa diri pun adalah puisi

Puisi-puisi Koran Tempo

- dibuat bagi para pecinta puisi -

Rintik Hujan

Untuk Siapa Saja Yang Mencintai Ilmu

FIKSI LOTUS

Kumpulan Cerpen Klasik Dunia

Baca Klasik

Sastra Klasik itu Asyik!

Rubrik Bahasa

Kumpulan artikel rubrik bahasa Indonesia dari berbagai media massa

Ferdian A. Majni

Mengeksplorasi, Menulis dan Berbagi

Muslim El Yamany

Menulis untuk Inspirasi. Berkarya Tiada Henti

Suka Tulis

Travel. Culinary. Writing.

Kumpulan Puisi Kompas

Arsip Puisi Mingguan Kompas Terbaru

Kumpulan Cerpen Kompas

arsip cerita pendek kompas minggu

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh