FLOW

BinlvqTCYAAcZ35(18’th Bunga Nabilah)

Rinduku adalah hujan yang tiba secara tiba-tiba pukul dua puluh lebih tiga puluh lima menit pada tanggal delapan. Aku terjaga sebab sesuatu yang aku tidak ketahui. Dari jendela kamar yang (lupa kututup senja tadi) menghadap ke selatan aku Baca lebih lanjut

Menuju Zu

481209_156442537853256_1181789195_nHei, serigala. Kabarku baik-baik saja, sebaik-baik saja surat yang tiba padaku setelah tujuh tahun kau tulis dengan kecamuk rindu kama hatimu. Sebegitu jarakkah kita sudah sehingga untuk menyampaikan satu pesan saja membutuhkan empat belas kali pertukaran musim lamanya?

Tidak perlu kau ketahui, kekasih, bagaimana aku ketika menerima selipat surat bersampul kesumba dari tangan lata lelaki bangka yang  sudah kubunuh sebelum kutulis balasan suratmu sebab ia begitu lalai menyampaikan pesan penting itu. Kugantung kepalanya di dahan randu sedang tubuhnya kubenamkan di kuala tempat tubuhku disampirkan laut jelaga selepas dilantak badai yang—betapa sialannya dia—telah membuat kau berpikir aku mati nirpusara. Baca lebih lanjut